Banyak diantara kita belum siap mati, dan kita tidak mau memikirkan hari kiamat karena terlalu menakutkan! Bagaimana cara kita bisa menghindari neraka dan pasti selamat di surga?
Jawabannya: Hanya melalui Rahmat Allah! Menurut Kitab Allah, Rahmat Allah hanya melalui Isa. Tonton video ini agar Anda menjadi siap untuk menghadapi Hakim Adil di akhirat.
FOKUS PERTANYAAN UNTUK DIJAWAB PENONTON
Staf Takut Neraka berharap Penonton hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Apakah Saudara sudah siap menghadapi hari Kiamat? Mengapa?
- Bagaimana pandangan Saudara akan kebenaran bahwa Isa akan menjadi Hakim Adil?
- Bagaimana cara Isa dapat menolong Saudara menjadi siap menghadapi hari Kiamat?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.
TINGGALKAN KOMENTAR
PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
- Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
- Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
- tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
- Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
- Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan hubungi kami.
Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.







Said sangat takut neraka. Ia rajin beramal untuk bisa masuk surga. Namun, selalu gelisah karena tidak mendapat kepastian. Selalu ada pertanyaan dalam benaknya: “Cukupkah amal ibadah menyelamatkan?”
Satu saat Said berdiskusi dengan temannya yang adalah pengikut Isa Al-Masih. Ia bertanya bagaimana pandangan temannya mengenai akhirat.
Teman Said melanjutkan penjelasan. Bahwa sifat Allah adalah maha kasih dan juga maha Adil. Karena itu setiap dosa – banyak atau sedikit – pasti harus dihukum!
Setelah menjadi pengikut Isa, Said merasakan damai. Ada kepastian kasih Allah untuknya di akhirat nanti. Ia tidak lagi takut kepada neraka.
s dan sungguh-sungguh
Bukankah Islam mengajarkan bahwa para Mukmin juga harus melewati jembatan sirat/neraka yang sangat panjang, gelap, dan sangat mengerikan? Mereka malah bisa jatuh ke dalam neraka itu.
Kitab Allah bersaksi bahwa ada Pribadi yang rela menggantikan hukuman dosa kita. “. . . Kristus [Isa Al-Masih] hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan . . . menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, Surat Ibraini 9:27-28).