• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to footer

Takut Neraka

Tidak Harus Takut Neraka Lagi

  • Awal
  • Tentang Takut Neraka
  • Artikel
  • Video
  • Hubungi Kami

azab kubur

13 Desember 2021 oleh takutadmin 10 Komentar

Rahasia Agar Anda Tidak Menderita di Alam Barzakh

Rizky seorang pemuda Muslim yang soleh. Selain rajin beribadah, sholat, dan puasa, dia juga rajin mengikuti kajian-kajian keagamaan. Dia sering mendengarkan ceramah para ustad.

Namun, semakin mendalami soal alam barzakh, dia semakin kuatir, sedih dan hidupnya tidak bahagia. Sebab dia menyadari dosanya begitu banyak, sedangkan amal baiknya tidak cukup untuk masuk surga.

Dalam hati dan pikirannya, dia ingin tidak menderita di alam kubur. Mungkin Anda juga merasakan hal yang sama. Akhirnya, Rizky menemukan rahasia bebas dari penderitaan di alam barzakh. Apakah rahasianya itu?

Penderitaan Manusia Alam Barzakh

Al-Quran menuliskan soal alam kubur.“Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, ‘Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.’ Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan­nya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan” (Qs 23:99-100).  

Menurut Junaidi Ahmad, alam barzakh (alam kubur) merupakan tempat penyucian bagi orang-orang beriman untuk meringankan perhitungan mereka di akhirat (tasfiyah).

Situs Islam menjelaskan bahwa alam kubur adalah pintu gerbang menuju akhirat atau batas antara alam dunia dan alam akhirat. Di alam kubur manusia akan diperiksa oleh malaikat Munkar dan Nakir tentang segala amal perbuatannya ketika menjalani kehidupan di dunia.

Mereka mendapatkan nikmat dan kebahagiaan jika amal ibadahnya baik. Mereka mendapatkan siksaan dan kesengsaraan bagi orang-orang yang menyekutukan Allah SWT, berbuat maksiat dan tidak pernah menjalankan syariat agama. Mereka dibiarkan saja tanpa kenikmatan dan tanpa siksaan. Ini adalah kondisi orang-orang yang dosanya tidak seperti kelompok kedua.

Kiai Nurul menjelaskan bahwa dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pun berdoa agar terhindar dari siksa kubur. Berikut doanya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur, azab neraka, cobaan hidup dan mati, dan fitnah Dajjal yang terhapus dari rahmat Allah.”

Rizky Sangat Takut akan Siksa Kubur

Penjelasan seperti di atas itulah yang menjadikan Rizky semakin takut dan tidak tidak bahagia dalam ibadah dan kehidupan. Ia selalu kuatir dan sedih bila mengingat ajaran soal azab kubur.

Apakah Anda merasa tidak bahagia seperti Rizky bila merenungkan ajaran siksa kubur?  Dapatkah amal baik Anda membebaskan Anda dari azab kubur itu? Semuanya itu membuat kita semakin ngeri akan alam kematian.

Rizky Menemukan Janji yang Indah

Ketika browsing di internet, Rizky menemukan sebuah artikel yang menarik perhatiannya. Artikel itu menjelaskan bahwa Isa Al-Masih berkuasa mengampuni dosa dan membebaskan manusia dari penghukuman kekal di neraka.

Artikel itu mengutip dua bagian ayat Kitab Injil “ . . . darah Yesus [Isa Al-Masih] . . . menyucikan kita dari pada segala dosa” (Injil, 1 Yohanes 1:7). “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus [Isa Al-Masih]. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut” (Injil, Roma 8:1-2).

Artikel itu menjelaskan bahwa orang-orang yang beriman kepada Isa Al-Masih tidak akan menderita penghukuman di alam kematian. Sebab Isa Al-Masih telah membayar lunas hukuman dosa mereka melalui kematian-Nya. Isa Al-Masih mengasihi dan rela mati membayar hukuman dosa umat-Nya supaya umat-Nya tidak dihukum karena dosa-dosa mereka.

Setelah memikirkan ayat itu cukup lama, Rizky bertanya kepada sahabatnya yang telah lebih dahulu beriman kepada Isa Al-Masih. Sahabatnya itu membenarkan isi artikel itu dan mendorong dia untuk mempertimbangkan beriman kepada Isa Al-Masih, sehingga dia beroleh pengampunan dosa, kebebasan dari hukuman kekal, dan bahagia di surga-Nya.

Rizky akhirnya mengerti hal itu. Maka dia beriman kepada Isa Al-Masih. Kini dia beribadah dan menjalani kehidupan dengan penuh bahagia karena jaminan keselamatan Isa Al-Masih itu.

Jika Anda rindu beroleh kebebasan dari hukuman di alam akhirat dan kebahagiaan hidup seperti Rizky itu, berimanlah kepada Isa Al-Masih sekarang!

[Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Takut Neraka.]

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa alam kematian membuat Saudara merasa takut?
  2. Mengapa manusia menderita di alam kematian?
  3. Bagaimana Isa Al-Masih memberikan pembebasan hukuman kekal? Apakah yang harus kita lakukan?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Ditempatkan di bawah: Menghindari Neraka Ditag dengan:alam barzakh, azab kubur, isa, islam, muslim, neraka, surga

16 Oktober 2019 oleh takutadmin 10 Komentar

Azab Kubur – Dapatkah Anda Meninggal Dengan Damai?

kuburanMungkin “api neraka” dan “nasib kekal jiwa” sering menjadi pertimbangan Anda. Azab kubur juga tentu menjadi pusat perhatian Anda, bukan? Siapa rela menderita ribuan tahun dalam kubur sambil menantikan Hari Kiamat!?

Artikel ini mendiskusikan cara menghindari azab kubur. Email kami bila Anda merasa gelisah menghadapi azab kubur.

Tiga Macam Azab Kubur Menurut Hadits

Menurut Hadits Bukhari, Rasul Islam menyebutkan berbagai macam siksaan kubur sbb:

godam(1) “Orang-orang yang suka berbohong, menyebarkan cerita dusta akan disobek rahangnya secara terus-menerus sampai hari kiamat.”

(2) “Orang-orang yang belajar Al-Quran namun pada malam harinya hanya tidur dan siang harinya tidak mau mengamalkannya akan dihantam kepalanya sampai pecah secara berulang-ulang hingga datang hari kiamat.”

(3) “Para pezina akan direbus dalam tungku mendidih tanpa henti sampai hari kiamat.

Apakah Anda punya teman yang takut siksa kubur? Bagaimana Anda menghiburnya yang mungkin mengalami depresi akibat membaca tiga hadits di atas? Karena kengerian siksa-siksa seperti itu, pasti semua Mukmin ingin menghindari siksa kubur, bukan?

Siksa Kubur Menurut Ajaran Injil

Seorang penjahat ketika tersalib di sebelah Isa Al-Masih, meminta, “Yesus [Isa], ingatlah akan saya bila Engkau memasuki Kerajaan-Mu.” Isa menjawab, “Hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus [surga].”

Maksud-Nya, sesaat sesudah meninggal, jiwa pengikut Isa Al-Masih berada dengan-Nya di surga (Injil, Lukas 23:42-43).

Rasul Besar Paulus dengan ilham Roh Allah menulis, “Kami . . . rela mati, sebab kami akan berada bersama-sama dengan Tuhan” (Injil, Surat II Korintus 5:8). Pengikut Isa Al-Masih, sesaat sesudah meninggal ada bersama dengan Tuhan di surga. Tidak mengalami kesengsaraan kubur.

Pengikut Isa Al-Masih jelas ingin hidup lama di dunia, tetapi juga rela meninggal. Ketika meninggal, dapat langsung bersama Tuhan di surga selama-lamanya. Ini memang jauh lebih baik (Injil, Surat Filipi 1:20-24). Jadi, menurut Injil, bagi pengikut Isa Al-Masih, tidak ada azab kubur!

Bagaimana Para Mukmin Menghindari Siksa Kubur?

pintu-terbuka-terangMenurut akidah Islam ada dua jalan. Yang pertama ialah menambah amal. Namun, para Mukmin sadar bahwa bagaimanapun jumlah amal, tetap ragu-ragu akan terhindar penderitaan kubur. Jadi, semua harus juga berharap pada rahmat Allah. Namun bagi para Mukmin rahmat Allah masih belum menjamin kepastian. Dalam hati selalu ada “mudah-mudahan” Allah melepaskan dari penderitaan kubur.

Karena ayat seperti berikut para Mukmin sulit menghadapi kubur dengan rasa damai: “Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (Qs 19:71).

Bila pasti masuk neraka, sudah pasti pula tidak terhindar dari siksa kubur. Bagikan lewat email mengenai sikap Anda akan azab kubur.

Jalan Menghindari Azab Kubur Menurut Isa

“Datanglah kepada-Ku, hai kamu yang berlelah, letih lesu dan menanggung serta merasakan beban berat. Aku akan memberi kalian kelegaan (ketenangan, damai) dan kelepasan” (Injil, Rasul Matius 11:28).

Inilah satu doa untuk yang takut azab kubur: “Tuhan, saya takut siksa kubur. Janji Injil ialah Engkau, Isa, dapat melepaskan saya dari beban ketakutan ini dan memberi saya damai. Tuhan, karena pelepasan yang Engkau beri bagi saya di kayu salib, saya menerima Dikau sebagai Juruselamat pribadi saya dan meminta pelepasan dari takut siksa kubur. Saya berterima-kasih Isa, karena akibat doa tulus ini yang penuh iman kepada-Mu, saya akan langsung masuk surga saat meninggal! Amin.”

[Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Takut Neraka.]

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf Takut Neraka berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah bedanya akidah Injil dan akidah agama Islam akan siksa kubur? Akidah mana memberi hati yang damai?
  2. Mengapa ajaran Injil begitu tegas bahwa tidak ada azab kubur?
  3. Apakah mungkin Allah ingin menghilangkan ketakutan akan azab kubur dari hati kita? Mengapa demikian?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas atau ketakutan akan neraka maaf bila terpaksa kami hapus.

Ditulis oleh: Jason

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Ditempatkan di bawah: Menghindari Neraka, Takut Neraka Ditag dengan:al-quran, azab kubur, damai, hari kiamat, isa al-masih, meninggal, neraka, penderitaan, siksa

Footer

  • Facebook
  • YouTube

Hak Cipta© 2026 Takutneraka.com | Hubungi Kami | Kebijakan Privasi | Kebijakan Dalam Menjawab Email