Menurut Al-Quran, semua Muslim akan masuk neraka. Ada tujuh pintu neraka dan utamanya adalah Hawiyah. Masuk ke sana pasti mengerikan.
Siapa yang akan masuk ke Hawiyah? Bagaimana cara kita bisa menghindari pintu itu? Adakah cara untuk menghindari neraka agar sama sekali tidak harus masuk?
Tonton video di bawah untuk menemukan jawaban-jawaban untuk semua pertanyaan di atas.
FOKUS PERTANYAAN UNTUK DIJAWAB PENONTON
Staf Takut Neraka berharap Penonton hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Siapa yang masuk Hawiyah menurut Saudara?
- Apakah beramal dapat menyelamatkan Saudara dari neraka? Jelaskan jawaban Saudara.
- Apa yang dimaksud Isa Al-Masih ketika Ia menyatakan bahwa Dia adalah Pintu?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.
TINGGALKAN KOMENTAR
PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR
Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:
- Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
- Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
- tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
- Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
- Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!
Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan hubungi kami.
Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.
Hawiyah, Jahim, Sagor, Ladho, Huthomah, Sa’ir, Jahannam – tujuh pintu neraka. Pintu pertama, Hawiya! Mengapa pintu ini ada? Menurut para Mukmin, siapakah yang melewati dan masuk ke tingkat neraka ini? Bagaimana menghindarinya?
Dari ayat ini para Mukmin yakin apinya sangat panas. Orang yang kurang kebaikan akan masuk neraka lewat pintu Hawiyah.
Aneh bukan, bahwa Isa memakai metafora “pintu” untuk diri-Nya sendiri? Ia berbuat demikian karena setiap insan selama hidup harus memilih “pintu” yang menentukan nasib kekalnya.
Setiap kita membuka dan melewati puluhan pintu setiap hari. Biasanya, kita tidak merasa takut atau bimbang melakukannya.
Neraka Huthamah – Api itu membakar mulai dari telapak kaki sampai ke hati dan melontarkan bunga api sebesar istana. “Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? Api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati” (Qs 104:5-7).
Isa tidak hanya datang sebagai Pengingat. Isa berkuasa untuk menyelamatkan manusia dan memberikan kita hidup dalam segala kelimpahan selama-lamanya! Silakan